Liverpool secara resmi mengonfirmasi bahwa mantan pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, telah menandatangani kontrak dua tahun dengan klub dan akan menjadi manajer baru Anfield, menggantikan pelatih Belanda Arne Slot yang meninggalkan klub setelah hanya satu musim memimpin tim meraih gelar Liga Inggris.
Proses pemilihan pelatih ini dipimpin oleh direktur olahraga Richard Hughes. Hughes lah yang membawa Iraola ke Bournemouth pada 2023, dan kini keduanya kembali bekerja sama di Merseyside dengan target membangun kembali daya saing The Reds.
Dari Stadion Vitality ke Anfield
Setelah kontraknya berakhir, Iraola meninggalkan Bournemouth di akhir musim. The Cherries untuk pertama kalinya dalam sejarah 127 tahun mereka mengamankan tempat di Liga Europa melalui peringkat keenam, tertinggal hanya satu peringkat dan tiga poin di belakang Liverpool sepanjang musim, serta menutup musim dengan rekor tak terkalahkan dalam 18 laga. Pelatih asal Spanyol ini sebelumnya melatih AEK Larnaca di Siprus, lalu berpindah ke Mirandes dan Rayo Vallecano; setibanya di Inggris, ia mendapat pujian atas gaya bermain pressing tinggi dan transisi cepat yang sangat selaras dengan gaya intensitas era Klopp di Liverpool. Salah juga sempat mendesak skuad mengembalikan gaya permainan tersebut sebelum ia pergi.
"Sangat bersemangat," kata Iraola saat diperkenalkan. "Anda tidak membutuhkan banyak alasan untuk tertarik pada Liverpool—Liverpool adalah Liverpool. Suasana, suporter, pemain, dan peluang memimpin tim meraih trofi; hampir tidak ada platform yang lebih menarik dari ini."
Peringkat Lima dan Kepergian Penyerang Utama
Iraola tidak mengambil alih tim juara. Liverpool merosot ke peringkat kelima Liga Inggris musim lalu, jauh di bawah ekspektasi setelah musim gelar juara; di laga terakhir mereka juga bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth, jarak poin yang begitu tipis antara kedua tim menjadi bukti sampingan kualitas pekerjaan Iraola musim lalu. Variabel terbesar adalah Salah—pencetak gol terbanyak tim selama satu dekade terakhir telah pergi, sehingga lini serang perlu dibangun ulang secara menyeluruh.
Bagi Iraola sendiri, ini juga merupakan tonggak terberat dalam karier kepelatihannya. Membawa klub papan tengah ke peserta Eropa reguler berbeda jauh dengan memenuhi kuota juara di Anfield yang berkapasitas 61.276. Apakah ia mampu dengan cepat mengembalikan ritme pressing Liverpool tanpa penyerang inti, akan menjadi ujian pertama musim baru.