2026 Piala Dunia babak 16 besar dimulai di Stadion Gillette, Foxborough, dan babak pertama antara Jerman serta Paraguay telah usai, dengan tim tamu sementara unggul 1-0.
Pada menit ke-42, Garaza memberikan umpan terakhir yang apik, Julio Enciso menyelesaikannya dengan tenang dan mencetak gol untuk membawa Paraguay unggul. Gol itu juga menjadi satu-satunya momen di babak pertama di mana kedua tim berhasil mengubah peluang menjadi gol.
Dari data penguasaan bola dan progresi, Jerman hampir sepenuhnya menguasai permainan, dengan penguasaan bola 79%, 342 operan dan 308 berhasil, hampir empat kali lipat dari 93 operan Paraguay. Jerman 50 kali memasuki sepertiga akhir lawan, dan dari 130 sentuhan di zona itu, 102 berhasil, dengan tingkat keberhasilan 78%. Namun expected goals hanya 0,14, dan sepanjang babak pertama tim tidak menciptakan satu pun big chance.
Dengan penguasaan bola hanya 21%, Paraguay mencatat expected goals 0,25 dan menciptakan dua big chance, salah satunya dimanfaatkan Enciso. Jumlah sentuhan di dalam kotak penalti Jerman 14 kali, Paraguay 5 kali, tetapi kualitas tembakan tim tamu lebih unggul: tembakan di dalam kotak penalti Paraguay 3 kali, Jerman 2 kali; tembakan tepat sasaran juga unggul 2-1. Dari 5 tembakan Jerman, 3 berasal dari luar kotak penalti, terlalu mengandalkan tembakan jarak jauh yang sulit benar-benar mengancam gawang. Kimmich pernah melepaskan tembakan dengan expected goals 0,51, tembakan paling mendekati gol bagi Jerman.
Dua keputusan offside mengganggu ritme Jerman, Havertz dan Sane masing-masing sekali dinyatakan offside. Total tembakan Jerman 5 kali, Paraguay 3 kali, dan masing-masing tim 1 kali diblok. Julio Alonso juga melewatkan satu big chance, tetapi juga mencatat satu tembakan tepat sasaran, menunjukkan ancaman selektif Paraguay lewat serangan balik.
Dalam duel dan permainan tanpa bola, Paraguay memenangkan 70% duel satu lawan satu, juga unggul dalam jumlah intersepsi dan clearance, dengan pertahanan rapat yang menekan ruang proses Jerman di zona-zona kunci.
Skor babak pertama 0-1, Jerman perlu meningkatkan efisiensi finishing di babak kedua, sementara Paraguay akan terus mengandalkan pertahanan rendah dan transisi cepat untuk menguras lawan.